Berita Terbaru
-
Jumat, 03/02/2012 16:22 WIB
Galaxy S II Plus Ngebut dengan Prosesor 1.5 GHz? -
Jumat, 03/02/2012 15:35 WIB
Nokia Masih Jadi Rajanya Ponsel -
Jumat, 03/02/2012 14:45 WIB
Pertaruhan Nokia Membangun 'Kerajaan' Lumia -
Jumat, 03/02/2012 11:16 WIB
Bikin Aplikasi Dalam 24 Jam? Bisa Kok! -
Jumat, 03/02/2012 11:08 WIB
Ponsel Android dari Bambu Siap Menggebrak -
Jumat, 03/02/2012 10:47 WIB
Aplikasi Android Segera Sambangi BlackBerry App World
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Jumat, 03/02/2012 14:38 WIB
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Gunde Frendisia ″1 reason, exclusivity. Harga yg pantas, tp cb bandingin sm HH android dgn harga lbh murah, hardware yg \"mungkin\" lbh superior, fitur OS.. ″
- PRO maapgaptek ″Ga papalah harga tinggi, demi menjaga gengsi dan biar terlihat gaul.. duit duit gw ini. Dan yang paling penting gw bisa poto2an lewat instagram.. ″
19%
81%
Selengkapnya
Komunitas Open Source Indonesia 'Merapat'
Ardhi Suryadhi - detikinet
Maskot Linux (ist.)
Penandatanganan akta pendirian AOSI dilakukan Senin (30/6/2008) di Kantor Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta dengan disaksikan langsung oleh Menkominfo Mohammad Nuh.
AOSI sejauh ini masuh sebatas akta pendirian dan belum memiliki susunan kepengurusan resmi. Untuk membentuk kepengurusannya, saat ini telah terbentuk tim formatur AOSI.
Tim formatur tersebut terdiri dari Harry Sufehmi, Teddy Sukardi, Soemitro Rustam dan Rusmanto. Selain itu, duta Open Source Indonesia Betty Alisjahbana juga turut mengukuhkan AOSI.
Skeitar 15 perusahaan dan penggiat Open Source terdaftar sebagai pendiri AOSI. Di antaranya adalah Yayasan Air Putih, PT IBM Indonesia, Sun Microsystems Indonesia, GudangLinux, Jatis Solutions Ecom, Yayasan Penggerak Linux Indonesia dan organisasi lainnya.
"Dulu, Open Source hanya sebagai organisasi tanpa bentuk. Namun, dengan adanya asosiasi ini, komunitas Open Source Indonesia dapat menjalankan rumus 3C Menkominfo, yakni Community, Communication, Commerce," Dirjen Aplikasi dan Telematika, Depkominfo, Cahyana Ahmadjayadi mengatakan dalam sambutannya.
Menkominfo Mohammad Nuh mengatakan, setelah IGOS Summit 2 memang ada semangat melembagakan penguasaan dan pengembangan Open Source di tanah air. "Dari yang dulunya sendiri-sendiri, sekarang mulai membutuhkan seorang leader. Maka ditunjuk dan dibikinlah Duta Open Source dan AOSI ini," ujar Nuh.
Keanggotaan AOSI ini menurut Betty terbuka bagi organisasi manapun. Syaratnya, institusi itu merupakan pendukung Open Source. Betty mengatakan ini termasuk institusi pembuat produk Open Source maupun pengguna.
Nantinya, AOSI ingin membuat standar acuan untuk pelatihan Open Source di Indonesia. Sedangkan saat ini AOSI masih menyusun Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga serta kelengkapan dokumentasi.
Mau pakai Open Source? Nongkrong dulu di detikINET Forum
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Sabtu, 04/02/2012 12:15
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI - Sabtu, 04/02/2012 10:28
Mark Zuckerberg Bocorkan Desain Baru Facebook? - Sabtu, 04/02/2012 08:57
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? - Jumat, 03/02/2012 10:12
Pasarkan Lumia, Nokia Boyong Monster - Jumat, 03/02/2012 09:01
Alamak, Postingan Facebook Dikomentari Sejuta Kali
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 29/01/2012 11:48 WIB
13 Aplikasi Android yang Mengandung Virus - Senin, 30/01/2012 16:47 WIB
iPhone yang Semakin Kencang - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Minggu, 29/01/2012 09:22 WIB
5 Juta Perangkat Android Terinfeksi Virus Counterclank
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Aksi Buruh Tutup Tol Langgar HAM, Seharusnya Polisi Bisa Cegah
- Kemenhub: Pilot Lion Air SS Satu Geng dengan yang Ditangkap di Makassar





Sending your message


---125x125.gif)
