Berita Terbaru
-
Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone -
Kamis, 26/01/2012 16:30 WIB
Motorola Gugat Apple Soal iPhone 4S dan iCloud -
Sabtu, 21/01/2012 15:05 WIB
Apple Gugat Samsung Galaxy Nexus -
Rabu, 11/01/2012 11:49 WIB
Kodak Tuntut Apple dan HTC -
Jumat, 06/01/2012 14:34 WIB
Steve Jobs Dijadikan Action Figure, Apple Berang -
Rabu, 04/01/2012 11:58 WIB
Google Borong Paten IBM
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:42 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Pituhoppus ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
-
PRO khairul umam
″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu
bagi ane hp jadul udh syukur
asal bsa nlpon n sms
ckckckckk.. ″
28%
72%
Selengkapnya
MySpace Terima US$ 6 Juta dari Spam
Dewi Widya Ningrum - detikinet
Spam (dbu/inet)
Uang tersebut diperoleh dari Scott Richter, salah satu spammer paling produktif di dunia. Richter yang mengelola perusahaan bernama Media Breakaway yang berbasis di Westminster, Colorado, diperkirakan telah mengirimkan lebih dari 100 juta pesan spam setiap harinya.
Oleh pengadilan, Richter dinyatakan bersalah dan diwajibkan membayar US$ 4,8 juta kepada MySpace sebagai ganti rugi dan US$ 1,2 juta sebagai pengganti biaya hukum.
MySpace, seperti dilansir PCWorld dan dikutip detikINET, Kamis (19/6/2008), mendaftarkan kasus spam ini ke pengadilan pada Januari 2007 silam menyusul banyaknya anggota MySpace yang mendapati kiriman pesan sampah yang mempromosikan sebuah situs.
Dalam pernyataannya, MySpace mengatakan akan terus melakukan pendekatan holistik untuk membersihkan situsnya dari para spammer dan phisher. "Kami akan terus bekerja untuk membersihkan internet dari serangan spam yang gencar ini," kata MySpace.
Ini bukanlah kali pertamanya perusahaan milik Richter terjerat kasus spam yang mengharuskannya membayar jutaan dollar sebagai ganti rugi. Pada 2005 silam, Richter dan perusahaannya yang bernama Optinrealbig.com, pernah terjerat kasus serupa dengan Microsoft.
Mau ngobrolin soal sekuriti dan cracker? Gabung yuk di detikINET Forum.
( dwn / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 13:08
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' - Kamis, 09/02/2012 13:24
BlackBerry 10 Siap Tantang iPhone & Android - Kamis, 09/02/2012 14:09
Pakai Nama iPad, Apple Dituntut Rp 14 Triliun - Kamis, 09/02/2012 16:20
Motorola Droid Razr, Si Langsing Penuh Aksi - Kamis, 09/02/2012 19:08
Operator Masih Tambang Uang Terbesar Huawei
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
- Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans





Sending your message


---125x125.gif)
