Berita Terbaru
-
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market -
Kamis, 02/02/2012 12:05 WIB
Pembobol Situs NASA dan Pentagon Ditangkap
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- PRO Mayka Phy ″Yaaaa itu harga yg pantas, krn smuanya serba bisa hanya dg satu pegangan!!!i like it eveeer? Muuuuaaasch iphone.. ″
- KONTRA sariefbendjeh ″kalo ane sih mending beli hh laen soalnya harganya tinggi banget..kalo ga mending buat beli bakso bisa salekalian grobagnya..ckckk.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Google Halangi Akses ke Situs Depkeu.go.id
Wicaksono Hidayat - detikinet
Screenshot Peringatan dari Google
Keganjilan itu pertama kali dilaporkan pembaca detikINET melalui e-mail yang diterima redaksi Rabu (11/6/2008). Syarifudin Aziz, pekerja di Kantor Pelayanan Pajak, melaporkan bahwa pada Selasa malam (10/6/2008) pencarian Google yang mengarah ke Depkeu.go.id akan memunculkan peringatan untuk tidak mengunjungi situs itu.
Jika pengguna nekat mengklik link ke Depkeu.go.id, Google akan menampilkan halaman peringatan. Dari halaman itu baru pengguna bisa mengakses situs Depkeu.go.id.
"Awalnya saya kira browser saya --opera-- yang bermasalah, namun setelah saya coba buka dengan Internet Explorer dan menghasilkan peringatan yang sama, saya pastikan bukan browser saya yang bermasalah," ujar Syarifudin.
Penelusuran detikINET pada Rabu (11/6/2008) juga menunjukkan hasil yang sama. Google menyatakan situs Depkeu.go.id berisiko menyebarkan program jahat ke komputer yang mengaksesnya.
Menurut analisa 'Safe Browsing'-nya Google, dari 117 halaman yang diuji pada server Depkeu.go.id selama 90 hari terakhir terdapat satu halaman yang mengandung program jahat yang bisa menginfeksi komputer pengunjung secara diam-diam. Konten berbahaya itu ditemukan pada 7 Juni 2008.
Program jahat tersebut diduga berasal dari situs China, yaitu killpp.cn dan nihao112.com. Selain itu Google juga mendeteksi adanya domain qiqicc.cn yang berfungsi sebagai perantara penyebaran.
Meski demikian, analisa Google itu menegaskan bahwa program jahat yang dimaksud tidak disimpan dalam server Depkeu.go.id. Situs Depkeu juga tidak menjadi perantara penyebaran program jahat itu ke situs lain.
Apa yang terjadi pada situs Depkeu? "Dalam beberapa kasus, pihak ketiga bisa menambahkan kode jahat pada situs yang sebenarnya tidak berbahaya. Hal ini akan membuat kami menampilkan pesan peringatan," sebut Google.
Menyukai dunia underground? Kumpul-kumpul dong di detikINET Forum ( wsh / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 09:59
Ribuan Orang akan Geruduk Toko Apple - Kamis, 09/02/2012 10:23
Genjot Bisnis Data, XL Jor-joran Bangun 3G - Kamis, 09/02/2012 07:47
5 Resep Sukses Mark Zuckerberg - Kamis, 09/02/2012 07:13
Indosat Jual 2.500 Menara - Kamis, 09/02/2012 09:18
Induk Seluler XL Ingin Jadi Jawara Asia
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Kamis, 02/02/2012 19:25 WIB
Telkomsel: Sistem Cluster Agar Pasokan Pulsa Merata
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Ratusan Siswa SDN di Garut Belajar di Tenda
- Politisi PD Sulut Siap Kembalikan Rp 100 Juta & BB ke Anas





Sending your message


---125x125.gif)
