Berita Terbaru
-
Kamis, 09/02/2012 17:15 WIB
Ungkap Daftar CP Nakal, BRTI Ditegur Panja -
Kamis, 09/02/2012 15:40 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Jalan Terjal Ekspansi e-Money -
Kamis, 09/02/2012 14:20 WIB
Batal Jual 4.000 Menara, Indosat Tetap Untung -
Kamis, 09/02/2012 13:39 WIB
XL Tak Mau Buru-buru Jual 8.000 Menara -
Kamis, 09/02/2012 12:25 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Transformasi Bisnis XL: Menyulap Data Menjadi Revenue Generator -
Kamis, 09/02/2012 10:23 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Genjot Bisnis Data, XL Jor-joran Bangun 3G
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:42 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Posted : radydjencolePro Kontra
-
PRO khairul umam
″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu
bagi ane hp jadul udh syukur
asal bsa nlpon n sms
ckckckckk.. ″
- KONTRA Usman Faki ″ya..jelas kontra iphone dengan segudang fitur tp nggak semuanya bisa dipake di indo yang masih belum seluruhnya daerah dapat signal 3g sedangkan.. ″
27%
73%
Selengkapnya
Frekuensi 3G Operator Bakal Ditambah
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
BTS (inet)
Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menegaskan demikian ketika diwawancarai detikINET di suatu kesempatan belum lama ini di Jababeka, Cikarang.
"Nanti dari hasil evaluasi audit jaringan 3G kita bisa tahu, operator mana yang kurang mengoptimalkan, dan mana yang justru kekurangan. Dari situ, yang tidak optimal frekuensinya akan kita cabut, dan yang membutuhkan akan kita tambah," ujarnya.
Kini ada lima operator seluler yang memiliki lisensi 3G yaitu Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL), Indosat, Natrindo Telepon Seluler (NTS), dan Hutchinson CP Telecom Indonesia (HCPT). Dan tiga besar di antaranya telah mengajukan permintaan resmi untuk menambah frekuensi.
Pada spektrum 3G di pita 2,1 GHz, frekuensi yang telah dialokasikan untuk kelima operator tersebut selebar 25 MHz. Artinya, masih ada sisa frekuensi yang bisa digunakan selebar 35 MHz.
Regulator melalui Tim Evaluasi Pemakaian Frekuensi saat ini masih mengevaluasi pemakaian frekuensinya sejak lisensi diberikan beberapa tahun lalu. Setelah evaluasi usai, baru kemudian disiapkan konsep pemberian frekuensi tambahan.
Dalam mengukur kebutuhan frekuensi, regulator akan melihat jumlah pelanggan, komitmen perluasan jaringan, dan model bisnis yang diterapkan. Tambahan frekuensi yang diberikan kepada operator yang dinilai layak, masing-masing selebar 5 MHz.
Namun, penambahan frekuensi tersebut harus disertai dengan pembayaran yang nominalnya belum ditentukan. Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar mengisyaratkan, bisa saja biayanya sebesar up front fee saat lelang 3G dua tahun lalu yakni 160 miliar rupiah atau lebih. "Angka itu yang masih kita kaji," ujarnya lagi.
Saat lelang frekuensi 3G dua tahun lalu, negara mendapatkan uang segar sekitar Rp 566 miliar. Angka itu di luar Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi yang jumlahnya bervariasi setiap tahunnya. Pada tahun pertamanya, tiga operator pemenang tender 3G, Telkomsel, Indosat, dan XL, harus membayar sebesar Rp 32 miliar.
Memberatkan Operator
Dirut Telkomsel Kiskenda Suriahardja dan Presdir XL Hasnul Suhaimi sama-sama berpendapat, jika besaran biaya yang dikenakan untuk tambahan frekuensi 3G senilai dengan BHP frekuensi ketika lisensi pertama kali diberikan, akan memberatkan operator karena model bisnisnya saat ini sudah berubah.
"Tarif yang kami kenakan sudah berubah dibandingkan ketika pertama kali lisensi 3G ada," demikian kata mereka.
Sementara Hasnul menambahkan, frekuensi 3G miliknya dialokasikan 70% untuk data dan sisanya bagi layanan suara. Namun sayangnya, pendapatan yang dihasilkan dari layanan data hanya 10% bagi perusahaan. "Jika regulator mengenakan biaya semahal itu untuk mendapatkan frekuensi, bagaimana mungkin kami menurunkan tarif internet kami," katanya.
Pun ia menyarankan, regulator menggunakan sistem insentif untuk memberikan frekuensi. Sehingga, jika operator mendapatkan tambahan frekuensi, ada jaminan bisa memberikan tarif internet murah. "Itu akan lebih menantang operator, dan masyarakat bisa merasakan dampaknya secara langsung," pungkasnya.
Bagaimana menurut Anda tentang layanan 3G para operator telekomunikasi? Sampaikan di detikINET Forum.
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 13:08
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' - Kamis, 09/02/2012 14:09
Pakai Nama iPad, Apple Dituntut Rp 14 Triliun - Kamis, 09/02/2012 13:24
BlackBerry 10 Siap Tantang iPhone & Android - Kamis, 09/02/2012 16:20
Motorola Droid Razr, Si Langsing Penuh Aksi - Kamis, 09/02/2012 07:47
5 Resep Sukses Mark Zuckerberg
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku - Selasa, 07/02/2012 09:36 WIB
Pekerja Pabrik iPad Belum Pernah Melihat iPad
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
- Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans





Sending your message


---125x125.gif)
