detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Rabu, 23/04/2008 13:42 WIB

Di Tengah Perang, Axis Mau Jadi 'Anak Baik'
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


ilustrasi (wsh/inet)

Jakarta - Di tengah kebingungan pelanggan seluler akibat perang tarif, PT Natrindo Telepon Seluler (NTS) mengumumkan layanan Axis. NTS pun menggunakan motto 'GSM yang Baik' untuk mempromosikan Axis. Apa maksudnya?

Motto tersebut dianggap cocok dengan skema tarif yang ditawarkannya. Axis memiliki tarif Rp 60 per SMS ke semua operator, Rp 60 per menit untuk panggilan ke sesama pengguna Axis dan Rp 600 per menit untuk ke operator lain.

"Penawaran harga yang rumit di pasar sering menimbulkan kebingungan bagi pelanggan telepon seluler. Pelanggan seluler kerap merasa dipermainkan. Hal ini tidak perlu terjadi," ujar Erik Aas, Presiden Direktur NTS saat konferensi pers peluncuran Axis di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (23/4/2008).

Pelanggan Axis, ujar Erik, akan senang karena bisa mengirimkan SMS ke operator lain dengan tarif yang sama. Namun Erik mengatakan ia tak bermaksud menyindir operator lain dengan skema tarif maupun motto tersebut.

Erik mengatakan Axis didukung beberapa fitur telekomunikasi seluler terbaru seperti Video Call melalui jaringan 3G dan Multimedia Messaging Services (MMS). Untuk mendukung kinerja jaringan 3G-nya, Axis berencana membangun 500 perangkat Node-B.

Presiden Komisaris Axis, Eng. Saud Al-Daweeh, mengatakan kombinasi populasi Indonesia yang besar dengan penetrasi pengguna seluler yang masih rendah menjadikan Indonesia pasar yang menjanjikan. "Perkiraan kami, lebih dari 150 juta masyarakat Indonesia masih menunggu layanan yang terjangkau," ujarnya.

Saat ini Axis telah beroperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur (meneruskan Lippo Telecom-red). Dalam peluncuran kali ini Axis mulai merambah wilayah Jabotabek dan dijanjikan untuk segera menjangkau kawasan lain di Indonesia.

NTS didukung oleh dua pemegang saham besar, yaitu Saudi Telecom Company (STC) dari Arab Saudi dan Maxis Communications dari Malaysia.

Anda punya keluhan seputar layanan operator telekomunikasi? Yuk, ke detikINET Forum
( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel