Berita Terbaru
-
Rabu, 08/02/2012 13:38 WIB
Bakrie Telecom Kantongi ULO Seluler -
Selasa, 07/02/2012 20:39 WIB
Navcore dan AMP Tanggapi Surat Peringatan BRTI -
Selasa, 07/02/2012 15:13 WIB
BRTI Rilis Nama CP 'Pencuri Pulsa' -
Senin, 06/02/2012 17:03 WIB
Pengguna e-Money Diproyeksi Tumbuh Jadi 12 Juta -
Senin, 06/02/2012 12:03 WIB
Penyalahgunaan Frekuensi 3G
Menkominfo Yakinkan Kejagung IM2 Tak Bersalah -
Senin, 06/02/2012 07:45 WIB
Indosat Dorong UKM Manfaatkan Internet
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Rabu, 08/02/2012 14:22 WIB
Duh! 4 Petinggi Yahoo Mundur 'Berjamaah'
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Muhammad Iqbal Annur ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
- KONTRA Wemphy ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%
74%
Selengkapnya
Di Tengah Perang, Axis Mau Jadi 'Anak Baik'
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
ilustrasi (wsh/inet)
Motto tersebut dianggap cocok dengan skema tarif yang ditawarkannya. Axis memiliki tarif Rp 60 per SMS ke semua operator, Rp 60 per menit untuk panggilan ke sesama pengguna Axis dan Rp 600 per menit untuk ke operator lain.
"Penawaran harga yang rumit di pasar sering menimbulkan kebingungan bagi pelanggan telepon seluler. Pelanggan seluler kerap merasa dipermainkan. Hal ini tidak perlu terjadi," ujar Erik Aas, Presiden Direktur NTS saat konferensi pers peluncuran Axis di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (23/4/2008).
Pelanggan Axis, ujar Erik, akan senang karena bisa mengirimkan SMS ke operator lain dengan tarif yang sama. Namun Erik mengatakan ia tak bermaksud menyindir operator lain dengan skema tarif maupun motto tersebut.
Erik mengatakan Axis didukung beberapa fitur telekomunikasi seluler terbaru seperti Video Call melalui jaringan 3G dan Multimedia Messaging Services (MMS). Untuk mendukung kinerja jaringan 3G-nya, Axis berencana membangun 500 perangkat Node-B.
Presiden Komisaris Axis, Eng. Saud Al-Daweeh, mengatakan kombinasi populasi Indonesia yang besar dengan penetrasi pengguna seluler yang masih rendah menjadikan Indonesia pasar yang menjanjikan. "Perkiraan kami, lebih dari 150 juta masyarakat Indonesia masih menunggu layanan yang terjangkau," ujarnya.
Saat ini Axis telah beroperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur (meneruskan Lippo Telecom-red). Dalam peluncuran kali ini Axis mulai merambah wilayah Jabotabek dan dijanjikan untuk segera menjangkau kawasan lain di Indonesia.
NTS didukung oleh dua pemegang saham besar, yaitu Saudi Telecom Company (STC) dari Arab Saudi dan Maxis Communications dari Malaysia.
Anda punya keluhan seputar layanan operator telekomunikasi? Yuk, ke detikINET Forum
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Rabu, 08/02/2012 17:08
Nokia akan PHK 4.000 Karyawan - Rabu, 08/02/2012 18:45
Heboh, Facebook Kabarkan Perang Dunia 3 - Rabu, 08/02/2012 15:00
Galaxy S III Jadi Smartphone Tertipis di Dunia? - Rabu, 08/02/2012 16:10
BlackBerry Diklaim Nomor 1 di Sejumlah Negara, Indonesia? - Rabu, 08/02/2012 11:29
Mengintip Tes Daya Tahan yang Dijalani BlackBerry
Komentar Terpopuler
- Rabu, 01/02/2012 14:37 WIB
Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? - Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Rabu, 01/02/2012 13:14 WIB
6 Alasan Pebisnis Tinggalkan BlackBerry - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Kembangkan Kasus Pencurian Brankas, Polda Bali Sambangi Polres Depok
- Bripda Erwin, Polisi Kasus Pembunuhan Disidangkan





Sending your message


---125x125.gif)
