Berita Terbaru
-
Minggu, 05/02/2012 10:35 WIB
Arab Saudi Sarang Spam, Belanda Target Utama Phising -
Sabtu, 04/02/2012 17:10 WIB
Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank -
Sabtu, 04/02/2012 12:15 WIB
Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI -
Sabtu, 04/02/2012 08:57 WIB
Benarkah Android.Counterclank Berbahaya? -
Jumat, 03/02/2012 13:19 WIB
Google Perketat Keamanan Android Market -
Kamis, 02/02/2012 12:05 WIB
Pembobol Situs NASA dan Pentagon Ditangkap
Indeks Berita
Forum I-Net
Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:42 WIB
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Posted : radydjencolePro Kontra
- KONTRA Adie ″Terlaaaaluuuuuu. Fitur lumayan, but buat gue mendingan Beli galaxi slim dapet 2... ″
- PRO icalanwar ″walopun bukan pengguna iphone, tapi gw rasa wajar sih.. design, fitur, ide, research, dan gengsi itu memang di hargain mahal... ″
26%
74%
Selengkapnya
Budi Rahardjo:
Yang Penting Online, Sekuriti Nomor Dua
Dewi Widya Ningrum - detikinet
Budi Rahardjo (inet)
Budi Rahardjo, pakar keamanan komputer dari Institut Teknologi Bandung (ITB), berpendapat bahwa umumnya pemilik situs mementingkan sistemnya jalan dulu (online) karena menganggap informasi yang dipajang di situs tersebut mungkin tidak terlalu penting.
"Biasanya yang penting webnya jalan dulu, baru kemudian memikirkan masalah sekuriti lalu yang ketiga performa," ujarnya kepada detikINET yang dihubungi via telepon, Rabu (16/4/2008).
Bahkan, lanjut Budi, kadang-kadang admin lupa meng-upgrade software karena alasan sibuk, proyek sudah selesai ataupun tidak ada dana untuk upgrade.
Ada tiga poin yang bisa dijadikan alasan mengapa sebuah situs bisa dengan mudah disusupi. Pertama adalah karena terlambat meng-update software. Kedua, konfigurasi yang digunakan pada sistem masih default. Dan yang ketiga, karena username dan password mudah ditebak.
Namun, kalaupun itu diperbaiki, bukan berarti situs akan aman-aman saja. Lebih lanjut dikatakan Budi, kadang-kadang karena faktor keteledoran manusia juga. "Harusnya admin ngerti jangan membuat password yang mudah ditebak, tapi pada kenyataannya banyak admin yang belum paham. Bahkan ada kalanya karyawan yang tidak mengerti IT tapi 'dipaksa' menjadi admin," tuturnya lagi.
Seharusnya ada biaya investasi untuk sekuriti dan teknikal, misalnya training untuk sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini admin diberi pelatihan agar skillnya ter-update, upgrade software dan hardware. Namun justru budget untuk itu diabaikan.
"Sama kayak bangun kantor tapi lupa masang pagar. Trus pas tahu harga memasang pagar ternyata Rp 20 juta misalnya, karena mahal, akhirnya diputuskan tidak pasang pagar aja," papar Budi menganalogikan.
Bagaimana pendapat Anda? Diskusikan di detikINET Forum. ( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
- Kamis, 09/02/2012 13:08
Berharap Lahirnya Mark Zuckerberg 'Made in Indonesia' - Kamis, 09/02/2012 17:15
Ungkap Daftar CP Nakal, BRTI Ditegur Panja - Kamis, 09/02/2012 16:20
Motorola Droid Razr, Si Langsing Penuh Aksi - Kamis, 09/02/2012 14:09
Pakai Nama iPad, Apple Dituntut Rp 14 Triliun - Kamis, 09/02/2012 13:24
BlackBerry 10 Siap Tantang iPhone & Android
Komentar Terpopuler
- Minggu, 05/02/2012 13:48 WIB
Pemerintah & Militer AS Siap Pakai Smartphone Android - Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB
Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat - Senin, 06/02/2012 11:58 WIB
Studi: Aplikasi iOS Sering Crash Dibanding Android - Minggu, 05/02/2012 16:48 WIB
Motorola Minta Jatah Penjualan iPhone - Selasa, 07/02/2012 14:58 WIB
Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Rekomendasi Artikel
- Mayat Pria Ditemukan di Kolam Dermaga Tanjung Priok
- Ini Dia Alasan Pertimbangan Membeli Pesawat Kepresidenan





Sending your message


---125x125.gif)
