detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 15:22 WIB
Indonesia di 'Daftar Hitam', Pemerintah Diminta Tegas -
Jumat, 19/03/2010 10:50 WIB
Indonesia Masuk 'Daftar Hitam' AS Gara-Gara Open Source? -
Kamis, 18/03/2010 16:01 WIB
HTC Percaya Diri Mampu Lawan Apple -
Kamis, 18/03/2010 12:46 WIB
Sony Disomasi Sony
Sony AK Penuhi Permintaan Sony Corp -
Rabu, 17/03/2010 15:35 WIB
Sony Disomasi Sony
Sony AK Diminta Rahasiakan Pertemuan -
Rabu, 17/03/2010 14:37 WIB
Dell Tuding Sharp dkk Lakukan Kartel Harga LCD
Indeks Berita
Selasa, 01/04/2008 16:43 WIB
'Blokir Youtube Jangan Pakai Cara Preman'
Dewi Widya Ningrum - detikinet

Mas Wigrantoro (dbu/inet)
Menurut pengamat telematika Mas Wigrantoro yang juga salah satu Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), pemerintah sebaiknya 'bergerak' secara orang pintar, jangan seperti preman.
"Akan lebih bijaksana bila mengajukan somasi dulu melalui forum yang tepat. Disini pemerintah Indonesia akan diuji. Kalau asal blokir saja, apa bedanya dengan preman?" tutur pria yang akrab dipanggil Mas Wig ini ketika berbincang dengan detikINET, Selasa (1/4/2008).
Pemerintah Indonesia, lanjut Mas Wig, juga tidak mempunyai kendali yang kuat untuk mengendalikan internet gateway. Tidak seperti China yang memang 'berkuasa' terhadap internet gateway di negaranya sehingga dengan leluasa bisa melakukan blokir terhadap situs dan konten-konten yang dianggap merugikan negara.
Mas Wig sendiri mengaku menggunakan YouTube sebagai salah satu materi pembelajaran di kelas yang diasuhnya. "Sebagai pengguna YouTube, saya merasa dirugikan jika YouTube ditutup. Supaya tidak dirugikan, lakukanlah dengan langkah hukum," tandasnya.
Langkah hukum yang dimaksud adalah dengan mensomasi YouTube. "Jika tidak berhasil ambil langkah hukum, kan sudah ada UU ITE. Tunjukkan Indonesia punya kekuatan," ujarnya lagi.
Bagaimana pendapat Anda? Sampaikan di tread khusus di detikINET Forum.
( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (53 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






