detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Kamis, 17/01/2008 10:35 WIB

Intelijen AS Berambisi Sadap Lalu Lintas Internet Dunia
Fino Yurio Kristo - detikinet


Mike McConnel disamping Presiden Bush (salon)

Washington - Intelijen Amerika Serikat (AS) ingin mengawasi seluruh trafik internet, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini terkuak dalam sebuah proposal yang diajukan oleh Mike McConnel, Direktur National Intelligence yang membawahi lembaga-lembaga intelijen AS.

Menurut McConnel, salah satu alasannya adalah karena serangan cyber ke bank-bank AS dianggap akan lebih berbahaya secara ekonomi daripada serangan yang dilancarkan teroris. Bahkan, dilansir dari p2pnet, McConnel mempercayai dampaknya akan lebih gawat dari tragedi 9/11.

Alhasil, pria yang juga penasehat keamanan Presiden George Bush ini pun mengatakan, perlu mengenyampingkan urusan privasi demi masalah keamanan. Proposal itu sendiri rencananya ditujukan untuk melengkapi draft peraturan US Cyber Security Policy.

Dilaporkan, kebijakan ini akan membuat intelijen mempunyai otoritas memeriksa konten semua e-mail, transfer file ataupun pencarian web di dunia maya. Meski demikian, McConnel mengakui bahwa pengajuan peraturan tersebut memang akan sulit disetujui oleh dewan legislatif, namun ia tetap bersikeras hal itu penting untuk dilakukan.

Pengawasan lalu lintas telekomunikasi oleh pemerintah AS bukanlah berita baru. Seorang pekerja operator seluler AT&T, Mark Klein, bahkan berujar bahwa lembaga keamanan nasional AS, National Security Agnecy (NSA) sebenarnya telah memiliki sistem yang bisa merekam semua trafik internet.

Klein berani mengatakan hal itu bukanlah tanpa dasar. Sebab, ia mengklaim bahwa dirinya lah yang juga menginstal sistem data switching, yang memungkinkan NSA mendapatkan rekaman trafik internet.

"Saya tahu, (data) apapun yang melintasi kabel itu seluruhnya akan terkopi. Kami berbicara bukan hanya dometik, tetapi juga trafik internasional," umbarnya.

Sebelumnya, berdasarkan peraturan baru Protect America Act 2007, NSA sekarang secara sah bisa mengawasi seluruh lalu lintas telepon yang berasal, melalui atau berakhir di AS tanpa harus menunggu perintah dari pengadilan.

Berdasarkan analisis telekomunikasi, setidaknya 35 persen lalu lintas telekomunikasi suara maupun non suara dunia mempunyai rute yang berpusat di AS. Berarti, hampir sepertiga lalu lintas telekomunikasi dunia bisa disadap Amerika Serikat.

( fyk / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel