detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Muhammad Iqbal Annur  ″JELAS MAHAL LAH HANDPHONE GA DIBAWA MATI MENDING BUAT AMAL BUAT KEPERLUAN ? MASIH BANYAK UNTUK KELAS RAKYAT.. ″
  • KONTRA Wemphy  ″Wajar mahal soalnya di indo banyak yg ababil!.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Sabtu, 05/01/2008 11:46 WIB

Terlalu Percaya GPS, Mobil Tersesat dan Tertabrak Kereta
Annisa M. Zakir - detikinet


ilustrasi (ist.)

New York - Alat penerima GPS (Global Positioning System) memang berguna untuk memandu arah alat transportasi. Dengan menggunakan sinyal satelit, GPS banyak digunakan alat transportasi sebagai penunjuk arah. Namun, tak seharusnya pengguna terlalu percaya GPS sampai tak menggunakan akalnya.

Hal apes terjadi kepada seorang teknisi komputer, Bo Bai, asal Sunnyvale, California, Amerika Serikat (AS). Bo Bai harus mengganti rugi ratusan ribu dolar karena ulah GPS-nya.

Bermula ketika Bo Bai membawa mobil pinjamannya dengan menggunakan petunjuk GPS di Bedford Hills, New York. Tiba-tiba suara GPS memerintahkan Bai untuk belok ke arah rel kereta api. Rupanya, Bo Bai begitu percaya dengan teknologi modern GPS sehingga jadi kehabisan akal. Tak berpikir logis, Bo Bai pun membelokkan diri ke arah rel kereta.

Mobil tersebut lantas tersangkut di rel dan tak bisa digerakkan saat kereta api akan melintas. Bai menyelamatkan dirinya namun membiarkan mobil tersebut di atas rel sesaat sebelum kereta api yang membawa 500 penumpang menyeret mobil tersebut dengan kecepatan 60 km/jam.

"Dia memang sempat melambaikan tangan meminta kereta api berhenti. Namun hal tersebut jelas tak akan efektif dalam melambatkan kereta," jelas pembicara perusahaan jasa kereta api Metro-North, Dan Brucker, seperti dikutip detikINET dari Journalnews, Sabtu (5/1/2008).

Karena insiden ini, sekitar 10.000 penumpang kereta harus menunggu berjam-jam karena delay. Bai akan dituntut membayar ganti rugi kerusakan kereta dan rel, serta mobil sewaannya dengan perkiraan ratusan ribu dolar.

Apes..apes!  ( amz / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel