detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Adie  ″Terlaaaaluuuuuu. Fitur lumayan, but buat gue mendingan Beli galaxi slim dapet 2... ″
  • PRO icalanwar  ″walopun bukan pengguna iphone, tapi gw rasa wajar sih.. design, fitur, ide, research, dan gengsi itu memang di hargain mahal... ″
26%   74% 

Selengkapnya


Senin, 03/12/2007 09:00 WIB

Bisnis Konten Seluler Diproyeksi Rp 7 Triliun
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Anya Rumonda (rou/inet)

Yogyakarta - Industri konten bergerak di Indonesia diproyeksi akan melonjak 100% pada 2010 mendatang dengan nilai bisnis sekitar Rp 7 triliun seiring peningkatan jumlah pelanggan selular yang diprediksi mencapai 160 juta pada akhir dekade serta keragaman jenis konten hasil konvergensi teknologi informasi dan telekomunikasi.

GM Mobile Data Services Telkomsel Anyia Rumonda mengungkapkan hal tersebut dalam Telkomsel Content Provider Gathering, di Yogyakarta. "Saat ini, Telkomsel telah bekerja sama dengan sekitar 144 penyedia konten dengan jumlah layanan hingga 3.000 jenis. Sekitar 15 juta pelanggan, atau 30% dari total pelanggan yang mencapai 46 juta orang, telah menikmati layanan mobile data Telkomsel," ujarnya.

Sementara itu, Dirut Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengatakan industri telekomunikasi di Indonesia akan berkembang ke arah konvergensi berupa pengembangan konten dan layanan. "Pertumbuhan seluler tidak setinggi tahun sebelumnya sehingga operator-operator akan mencoba mencari terobosan baru di antaranya mengembangkan konten dan layanan pita lebar," ujarnya.

Salah satu pengembangan layanan dan konten yang saat ini gencar dipasarkan Telkomsel adalah layanan T-Cash. Kiskenda menuturkan saat ini layanan mobile wallet dari Telkomsel telah memperoleh izin dari Bank Indonesia. "Kami sangat berharap banyak dari T-Cash karena bukan sekadar produk baru, melainkan akan membawa perubahan dalam industri hingga menjadi suatu industri tersendiri," tandasnya. ( rou / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel