detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
  • KONTRA Usman Faki  ″ya..jelas kontra iphone dengan segudang fitur tp nggak semuanya bisa dipake di indo yang masih belum seluruhnya daerah dapat signal 3g sedangkan.. ″
27%   73% 

Selengkapnya


Jumat, 22/06/2007 16:10 WIB

Perpanjangan Domain .id Dipatok Batas Waktu
Ardhi Suryadhi - detikinet

Jakarta - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) akan mengenakan biaya untuk menggunakan nama domain .id selama satu tahun. Untuk nama domain lama diberikan tenggat waktu pendaftaran ulang/perpanjangan. Nama domain .net.id, .co.id dan .web.id diberikan waktu paling lambat sampai 31 Agustus 2007, domain .sch.id, .ac.id dan .or.id sampai 30 September 2007 dan untuk domain .go.id dan .mil.id sampai 28 Februari 2008. Sedangkan domain war.net.id yang sebelumnya dianggap memiliki struktur kurang umum akan dicarikan nama pengganti yang lebih sesuai. Jadi untuk .war.net.id tidak akan dibuka pendafaran baru dan nama yang ada akan terus dapat digunakan sampai 31 Desember 2007. Pandi berperan sebagai Registri dan Registrar untuk semua domain, kecuali untuk domain .go.id dan .mil.id yang akan dikelola administrasi pendaftarannya kepada Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo). Pandi juga akan melepas peran sebagai Registrar dalam 6 bulan ke depan atau sampai akhir tahun 2007 dan akan menunjuk Registrar baru. "Tugas Registrar untuk memproses pendaftaran cukup berat jadi kami akan memilihnya secara hati-hati," tutur Teddy Sukardi, Ketua Umum Pandi di Gedung Depkominfo Jakarta, Jumat (22 Juni 2007). Situs Belum Siap Segala jenis pendaftaran baik itu perpanjangan ataupun pendaftaran baru akan dilakukan Pandi secara online melalui situs resmi mereka di alamat www.pandi.or.id. Namun, ketika detikINET coba membuka alamat situs tersebut pada hari ini (22/6/2007) pukul 15.40, ternyata situs tersebut belum siap dan bertuliskan 'Jomlaa! Installer' diatas halaman utamanya. Teddy beralasan, belum siapnya situs tersebut dikarenakan pihaknya yang dibantu oleh teman-teman dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) tengah dalam tahap menghubungkan IP address dan mempersiapkan server. "Jadi sekarang ini masih pakai situs di alamat register.net.id. Diperkirakan hari ini sudah selesai pengerjaannya. Jadi pada 1 Juli nanti sudah dapat beroperasi," ujarnya via ponsel. ( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel