detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA zelda77  ″hp 8jt tp transfer bluethoot ke hp laen aja g bisa.. memalukan.... ″
  • KONTRA Muhammad Aras Rasyid  ″iphone 4s harga mahal tp tidak sebanding dg kualitasx...fitur yg slalu begitu dan slalu ada masalah dlm produkx entah itu hardware ato.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Rabu, 28/02/2007 13:55 WIB

Direksi Telkom Diganti Karena Ada Konflik Internal
Wahyu Daniel - detikinet


Telkom Group (inet)

Jakarta - Pergantian direksi Telkom salah satunya dipicu oleh konflik internal di jajaran direksi. Jika didiamkan, konflik itu dikhawatirkan akan merembet hingga ke level bawah. "(Pergantian) itu berkaitan dengan kinerja Telkom ke depan. Jadi saya antisipasi karena ada konflik internal di dalam direksi Telkom. Itu sudah rahasia umum, sudah pada ngerti lah," jelas Sekretaris Menneg BUMN Said Didu saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (28/2/2007). "Kalau ada pertikaian di dalam direksi, hal ini akan menimbulkan intervensi ke bawah nantinya, sehingga akan mengganggu kinerja perseroan dan harmonisasi kerja di level bawah akan terganggu dan terpecah," jelasnya. Menurut Said, pergantian direksi Telkom ini telah dirapatkan secara intensif guna mendapatkan nama-nama yang terbaik. Apa target pergantian direksi? "Targetnya adalah kinerja Telkom akan membaik dalam jangka panjang. Jadi kayak Jamsostek. Kalau untuk jangka pendek mungkin tidak kelihatan, tapi dalam jangka panjang pasti kelihatan dampaknya bagi kinerja," jelasnya. RUPSLB Telkom yang akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB. Nama-nama yang beredar untuk menggantikan Arwin makin mengerucut. Direktur Keuangan Telkom Reynaldi Firmansyah disebut-sebut sebagai calon kuat Dirut Telkom. Buy Back Saham Berkaitan dengan pembelian kembali saham atau buy back saham Telkom, Said mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena Telkom memiliki duit yang cukup berlimpah. "Telkom itu kelebihan uang, cukup untuk buy back dan juga investasi," cetusnya. ( qom / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel