detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA zelda77  ″hp 8jt tp transfer bluethoot ke hp laen aja g bisa.. memalukan.... ″
  • KONTRA Muhammad Aras Rasyid  ″iphone 4s harga mahal tp tidak sebanding dg kualitasx...fitur yg slalu begitu dan slalu ada masalah dlm produkx entah itu hardware ato.. ″
26%   74% 

Selengkapnya


Selasa, 27/02/2007 17:50 WIB

Empat Nama Kuat Masuk Bursa Dirut Telkom
Achmad Rouzni Noor II - detikinet


Kiskenda dan Garuda (inet)

Jakarta - Empat nama kuat masuk dalam bursa pencalonan direktur utama PT Telkom Tbk. Sementara itu, Serikat Karyawan (Sekar) Telkom meminta pemerintah mendahulukan calon dari internal perusahaan untuk menduduki posisi prestisius yang akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (28/2/2007). Menurut sumber di Kementerian BUMN, telah terjaring 14 orang kandidat dari 30 calon yang telah mengikuti uji tuntas kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Ia menyebutkan, saat ini 7 nama sudah masuk ke Tim Penilai Akhir (TPA) yang diketuai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Empat nama kuat muncul sebagai calon kuat mengisi posisi dirut yang saat ini dijabat Arwin Rasyid, yaitu Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja, Wakil Dirut Telkom Garuda Sugardo, dan Kepala Divisi Long Distance Telkom Sarwoto Atmowiloto, termasuk mantan Dirut Indosat dan Dirut Pertamina Widya Purnama," ujarnya pada wartawan. Sementara itu, menurut Sekjen DPP Sekar Telkom, Wisnu Adhiwuryanto, perwakilan Sekar yang beranggotakan 26.000 karyawan Telkom, telah bertemu dengan Menneg BUMN Sugiharto selaku kuasa pemegang saham Telkom, pada Selasa (27/2/2007) untuk membicarakan masalah penolakan tersebut. "Kami sudah bertemu dan menyampaikan pada Menneg BUMN, baik secara lisan maupun tulisan. Kami meminta pemerintah mengutamakan kader dari dalam. Kami juga memberikan jaminan jika langkah itu diambil tidak akan terjadi konflik internal yang memicu disharmoni seperti sekarang ini," kata Wisnu di Gedung Telkom, Grha Citra Caraka, Jakarta, Selasa (27/2/2007). Agenda RUPSLB Telkom adalah pergantian direksi, perpanjangan masa jabatan komisaris, restrukturisasi dana pensiun, dan penetapan Employee Management Stock Option Program (EMSOP). Terkait kemungkinan pemerintah tetap mempertahankan Arwin Rasyid sebagai dirut Telkom, Wisnu menegaskan, pemerintah seharusnya berpikir untuk tidak melakukan kesalahan untuk kedua kalinya dengan menempatkan orang luar perusahaan. "Kita minta kader dari dalam perusahaan yang memang memiliki kekampuan dan kapabilitas. Arwin seorang profesional, dia kompeten. He's the right man, but he's not in the right place," tandasnya. Keterangan Foto: Dua dari empat calon kuat direktur utama Telkom. Kiskenda Suriahardja (atas) dan Garuda Sugardo (bawah). Fotografer: nks/inet (atas), rou/inet (bawah). ( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel