detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • PRO Pituhoppus  ″masalah harga itu relatif,, yg penting kepuasan. orang indo tu aneh wong cuma pemake aja pada berdebat kayak orang paling pinter sendiri. mbok dari.. ″
  • PRO khairul umam  ″kualitas oke , uang berlebihan ..oke2 aja tuch harga segitu bagi yg mampu :D  bagi ane hp jadul udh syukur :D  asal bsa nlpon n sms :D  ckckckckk.. ″
28%   72% 

Selengkapnya


Selasa, 13/02/2007 14:50 WIB

Menristek: Rp 50 Juta untuk UKM Berbasis Open Source
Gede Suardana - detikinet


Kusmayanto Kadiman (rou/inet)

Nusa Dua, Bali - Kementerian Riset dan Teknologi akan memberi bantuan dana sebesar Rp 50 juta bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) bidang teknologi, jika mereka memakai software Open Source dalam bisnisnya. Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman mengatakan, kementerian yang dipimpinnya bersedia menambah dana usaha sebesar Rp 50 juta untuk UKM yang memakai software Open Source dalam proses bisnisnya. "Kalau mereka mau bikin bisnis, saya beri modal asalkan pakai Open Source. Saya kasih modal Rp 50 juta. Dananya dari Ristek, APBN," kata Kusmayanto saat ditemui wartawan usai membuka acara Asia Open Source Software Simposium VIII di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (13/2/2007). Kusmayanto mengatakan belum tahu berapa jumlah UKM yang akan diberi bantuan, demikian halnya total dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang akan dialokasikan untuk memberi bantuan kepada para UKM. "Saya belum tahu jumlahnya," kata Kusmayanto. "Bagi UKM yang bikin bisnis basisnya teknologi, saya tambah lagi (syaratnya) pakai program Open Source. Untuk mendapatkan bantuan itu, setiap UKM harus mengajukan proposal ke Kementerian Ristek," imbuhnya. Dijelaskan Kusmayanto, proposal yang masuk akan diperiksa untuk menentukan kelayakan teknologi informasi yang digunakan UKM. "Syaratnya, programnya harus inovatif, dampaknya terbesar. Kalau bikin software untuk satu ruangan itu dampaknya kecil, jadi kita pilih yang efeknya terbesar," ujarnya. ( nks / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel