detikcom

Berita Terbaru

Indeks Berita

Forum I-Net

Pro Kontra

Gb
Tak ada yang menampik soal pesona dan performa iPhone 4S. Sayang, ketika masuk Indonesia, harga gadget Apple itu dibanderol cukup tinggi, dengan versi termurah di kisaran Rp 7 jutaan. Apakah harga itu pantas?
  • KONTRA Bagas Nugraha  ″Pantaskah iPhone 4S Dihargai Tinggi? Mending ga usah koment yg ga pernah pake iphone.. Hahahahah.. ″
  • KONTRA John Banthink  ″hahhahaha.... marketingnya apel kebakaran jenggot... dasar budak yahudi..... ″
25%   75% 

Selengkapnya


Selasa, 21/02/2006 15:41 WIB

Lisensi Tak Sesuai, Google Diperiksa
Dewi Widya Ningrum - detikinet


ilustrasi (ist.)

Jakarta - Google sepertinya nekat mengoperasikan layanan lokalnya -- Google.cn -- tanpa lisensi yang sesuai. Walhasil, raksasa internet asal Amerika itu pun diinvestigasi. Menurut laporan dari pihak pers kenegaraan, pihak berwewenang Cina kini tengah menyelidiki Google. Disinyalir Google.cn tidak memiliki lisensi Internet Content Provider (ICP). Padahal untuk bisa beroperasi di Cina Google seharusnya memiliki lisensi tersebut. "Tanpa lisensi itu, modal asing tidak akan diperbolehkan bergabung di bisnis telekomunikasi, termasuk untuk pelaksanaan ICP," papar salah satu media cetak Beijing News dan dikutip detikINET dari AFP Selasa (21/02/2006). Lebih lanjut, menurut pemaparan media cetak itu, pihak Kementerian Informasi Cina sudah mengetahui status operasi Google di Cina. Dan kini pihak berwewenang tengah menyelidiki insiden tersebut. Sampai sejauh ini Google.cn memakai lisensi ICP lokal, sama seperti yang dipakai Ganji.com, salah satu situs informasi Cina. Namun dikabarkan, beberapa perusahaan internet asing sebelumnya juga memakai lisensi ICP dari perusahaan lokal. Sampai berita ini diturunkan, para eksekutif di Google dan Ganji.com masih belum angkat bicara perihal kasus ini. Sekedar mengingatkan, beberapa waktu lalu Google sempat membuat gempar komunitas pengguna internet terkait masalah penyensoran situs dan konten yang dilarang Cina. Google beserta tiga perusahaan internet dan teknologi Amerika lainnya -- Yahoo, Microsoft dan Cisco -- dikritik karena telah membantu dan bekerja sama dengan Cina untuk menyelenggarakan usaha sensor tersebut. (dwn) ( dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Share


Komentar Terpopuler


Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Rekomendasi Artikel