detikInet's Community
Berita Lain
-
Minggu, 21/03/2010 14:55 WIB
'Remaja Penyebar SMS Seks Tidak Perlu Dipenjara' -
Minggu, 21/03/2010 13:54 WIB
Bill Clinton 'Tertawan' oleh iPhone -
Minggu, 21/03/2010 11:05 WIB
Ungkap Markas Rahasia Pasukan Inggris, Google Dikecam -
Sabtu, 20/03/2010 09:13 WIB
Hacking jadi 'Mainan' Remaja Inggris -
Jumat, 19/03/2010 17:02 WIB
Banyak Pengguna Facebook Minder Upload Foto -
Jumat, 19/03/2010 13:02 WIB
Sex.com Diincar oleh Pembela Hak Binatang
Indeks Berita
detikiNET » CYBERLIFE
Selasa, 07/10/2008 12:24 WIBSurvei: Wi-Fi Mampu Dongkrak Nilai Mahasiswa
Fransiska Ari Wahyu - detikinet
AS - Akses Wi-Fi diklaim bisa mendongkrak nilai mahasiswa. Hal ini terungkap dari sebuah survei di Amerika Serikat. ( faw / dwn )
Komentar terkini (8 Komentar)
Fais Akbar 081328282812,
WAH.... MUDAH2AN KPK MEMBELIKAN WIFI DARI DUIT PARA KORUPTOR UTK SEKOLAH2 DI INDONESIA... AMIN. OYA KLO MAU INTERNET MURAH 150RB / BLN / UNLIMITED / 256KBPS LIHAT AJA DI : www.i-wep.com 

lalala,
Makanya, ayo pemerintah Indonesia, cepet buat regulasi yang bisa bikin broadband internet jadi murah (150rban lah) unlimited, hehe.... 

lalala,
Makanya, ayo pemerintah Indonesia, cepet buat regulasi yang bisa bikin broadband internet jadi murah (150rban lah) unlimited, hehe.... 

XXX,
SEKALIGUS MENINGKATKAN RATING SITUS GUE JUGA.. SIMBIOSIS BRO... 

internet addict,
wah tak kira itu survey di indonesia, sambil berharap pejabat2 pada sadar biar bikin regulasi yang mempermudah penetrasi internet murah dan berkualitas. huh ternyata di AS, ya iyalah. siapapun juga tau internet mencerdaskan penggunanya. sayangnya regulasi disini malah menghambatnya, takut internet bikin masyarakat pinter dan telepon tidak laku kali. malu sama malaysia tauk, CPD. pemerintahnya bener2 memberikan regulasi yang mempermudah investasi penyebaran internet. ga usah ngimpi kayak singapore dulu dehhh. CPD... 

Dewa,
Di kampus negeri barat (Amerika, Eropa, dan Australia) kan kuliahnya tidak text book. Mahasiswa dibebaskan memakai referensi dari jurnal2 ilmiah sedunia. Nah, jurnal2 itu hanya bisa diakses melalui server kampus. Jadi otomatis saja semakin sering koneksi internet (apalagi gratis), semakin banyak referensi yang terkumpul. Kalau di Indonesia, dengan sistem pendidikan yang masih text book (satu mata kuliah berhadapan dengan 1 or 2 buku wajib), disediakan koneksi nirkabel gratis pun kayaknya nggak bakal pengaruh. 

Embuh,
Ya iyalah,msk iya dunk.Dah th gtu kl Wifi mbt pintar.Tp kpn Indonesia tercover Wifi slrhnya ya?Semoga aja pejabat2 operator2 Indonesia bs mikir k dpn kyk gini,drpd bs -nya meres rakyat sndr,bt rakyat neg lain,aplg bt karyawannya aja,CPD 

Gratis wifi,
Kalau di INdonesia wifi pakai voucher harus bayar makanya rakyatnya tidak maju2 kalah dengan negara2 yang terbuka tehnologinya boleh sich cari duit tapi harus ingat donk nasib bangsa ini sudah besar masih aza disusui sama negara barat kapan bangkitnya 

Baca juga:





